Penderita Kista Tidak Selalu Harus Operasi

Penderita Kista biasanya mengalami siklus haid yang tidak normal, rasa nyeri yang amat sangat saat datang bulan namun darah kotor yang keluar adakalanya amat sedikit, haid yang tidak lancar siklusnya sungguh sangat mengganggu bagi kaum wanita yang sedang menderita kista, begitu juga bagi pasangannya bila status sudah menikah.

Setelah melakukan pemeriksaan medis dan terdeteksi adanya kista berikut dengan ukuran kista (hasil pemeriksaan USG),  biasanya dokter menyarankan untuk segera lakukan operasi pengangkatan kista tersebut. Mendengar anjuran operasi yang disampaikan oleh seorang dokter sudah terbayang resiko yang akan dialami oleh seorang wanita yang mengidap kista, walau tehnologi kedokteran terbilang sudah sangat canggih atau modern dan maju yang bisa memberikan “kenyamanan” selama proses operasi namun tetap bukan menjadi pilihan yang nyaman bagi penderita kista. Belum lagi trauma pasca pelaksanaan operasi yang memberikan efek permanen pada pasien yaitu dampak psikologis yang tidak bisa hilang seumur hidupnya. Ahli reproduksi berpendapat kista bisa hancur dengan sendirinya mengikuti siklus haid pada wanita atau turut serta keluar dalam proses persalian, namun kista sendiri juga bagian dari sulitnya seorang wanita untuk bisa mendapatkan kehamilan karena gangguan hormonal yang dialami, saran dokter pada seorang yang mengidap kista biasanya dianjurkan untuk segera hamil bila penderita sedang menggunakan alat kontrasepsi disarankan untuk dihentikan dengan harapan akan terjadi kehamilan dan seperti yang kami jelaskan sebelumnya kista akan turut serta keluar pada proses persalinan tanpa dilakukan operasi. Bagi wanita yang masih pada usia produktif pada rentang usia  25-35 th hal ini merupakan pilihan yang bisa dilakukan namun masalah akan muncul bagi mereka wanita yang menjelang proses menapause yang biasanya pada usia 45-50 th atau wanita usia subur namun masih belum bersuami. Bagi wanita yang menjelang menapause tentu pertimbangan usia jadi persoalan bila yang bersangkutan harus hamil yang tentunya dari sisi medis sangat beresiko bila hamil pada usia di atas 40th dan bagi wanita yang masih belum bersuami tentu hal ini belum bisa diterapkan, kondisi dilematis yang dihadapi bila penderita tidak ingin dilakukan operasi untuk mengangkat kista namun ingin terbebas dari kista !

Mengenal Lebih Dalam Kista

Penderita Kista sebenarnya sejak dini bisa mendeteksi kondisi fisik dengan segala perubahan tidak lazim yang menyertainya kurangnya perhatian akan hal ini menyebabkan wanita baru menyadari dan merasa perlu untuk memberikan perhatian lebih pada saat kondisi pertumbuhan kista sudah mencapai ukuran yang cukup besar dan mengganggu metabolism tubuh lainnya. Satu hal yang sebenarnya bisa menjadi parameter adalah siklus menstruasi pada tiap wanita serta banyaknya kotoran menstruasi yang keluar pada tiap bulannya wanita perlu waspada bila mendapati siklus menstruasi yang tidak lancar dan berubah secara ekstrem pada tiap bulannya dengan disertai sedikitnya kotoran menstruasi yang keluar dari biasanya.

Proses Tumbuhnya Kista

Salah satu indung telur secara normal akan menghasilkan sel telur setiap bulannya. Sel telur ini berada dalam suatu kantong yang disebut dengan folikel, tumbuh didalam indung telur. Pada hari ke 5 siklus mens, hormon estrogen menstimulasi lapisan bagian dalam rahim (endometrium) untuk tumbuh dan menebal, persiapan akan kemungkinan adanya kehamilan. Sekitar hari ke 14 sel telur dikeluarkan / dilepaskan dari indung telur, proses ini dinamakan ovulasi.

Sel telur yang dihasilkan akan bergerak ke arah saluran telur ( tuba fallopi) yang selanjutnya akan dibuahi oleh sperma, proses ini dinamakan konsepsi. Setelah ovulasi folikel yang kosong tadi menjadi korpus luteum, yang tetap bertahan sampai priode mens berikutnya. Korpus luteum berfungsi mempersiapkan endometrium agar siap untuk menerima sel hasil konsepsi tadi.

Secara normal sering terjadi kista (kantong yang berisi cairan) dengan ukuran yang kecil pada kedua indung telur. Pada umumnya kista ini tidak mengganggu dan akan hilang dengan sendirinya mengikuti siklus menstruasi. Tetapi pada kasus2 kista lainnya bisa menyebabkan masalah dan perlu diambil tindakan untuk segera diobati atau lewat jalan pembedahan (operasi angkat kista).

Jenis – jenis Kista

  • Kista Ovarium

Kista Ovarium cukup sering dialami wanita saat usia produktiv. Kista bisa bervariasi ukurannya serta terdapat berbagai macam jenis kista ovarium. Kebanyakan kista jinak (bukan kanker), sementara sebagian kecil lainnya bisa berupa kista yang ganas (kanker), sehingga semua bentuk kista harus diperiksakan ke dokter.

  • Kista Fungsional

Ini merupakan jenis kista ovarium yang paling banyak ditemukan. Asalnya dari dari sel telur dan korpus luteum. Sehingga dikenal 2 jenis kista ini yaitu Kista Folikel dan Kista korpus luteum. Kedua jenis kista ini biasanya tidak menimbulkan gejala. Biasanya akan hilang sendiri dalam 6–8 minggu.

  • Kista Dermoid

Kista jenis ini mengandung berbagai jenis bagian tubuh seperti kulit, kuku, rambut, gigi dan lemak. Bisa ditemukan pada kedua2 bagian indung telur. Kista Dermoid biasanya kecil dan tidak menyebabkan gejala, kecuali kistanya membesar.

  • Cystadenoma

Adalah kista yang asalnya dari sel bagian luar indung telur. Biasanya jinak, bisa tumbuh menjadi sangat besar dan bisa menimbulkan nyeri.

  • Kista Hemorrhagia

Merupakan jenis kista fungsional yang mengalami perdarahan didalamnya. Sehingga menimbulkan nyeri pada salah satu sisi perut bagian bawah.

  • Kista Coklat (Endometrioma)

Endometrioma adalah kista yang berasal dari jaringan endometrium yang ada di indung telur (endometrium yang tidak pada tempatnya). Jaringan ini mengikut pola endometrium yang ada didalam rahim, sehingga tiap bulannya ikut menghasilkan darah haid. Karena tindakan ada akses keluar, makanya terus numpuk didalam indung telur dan menjadi kista. Sehingga dikenal juga dengan istilah Kista Coklat (berisi darah yang warnanya coklat kehitaman)

  • Kista ovarium

Kista Ovarium yang berukuran kecil biasanya tidak menimbulkan gejala. Sampai ukuran tertentu bisa menyebabkan kista torsi (terpuntir), perdarahan atau pun pecah. Ketiga kondisi ini akan menimbulkan gejala nyeri perut yang hebat (akut abdomen) dan memerlukan tindakan pembedahan segera (emergensi).

Akibat Munculnya Kista

Kista yang besar, akan membuat penderitanya mengalami pembesaran perut serta mengalami gejala2 penekanan ke organ2 sekitarnya. Menekan usus akan membuat jadi susah buang air besar, menekan ginjal (saluran kencing) menyebabkan gangguan pipis dan gangguan ginjal.

Sebagian kista bisa berupa keganasan (kanker) terutama pada usia yang sangat muda (anak2) atau usia diatas 40 tahun ( jarang keganasan pada wanita muda). Pada tahap awal kanker indung telur tidak memberikan gejala apa2.

Berikut gejala kanker indung telur :
• Gangguan pencernaan yang persisten, kembung atau mual
• Perubahan kebiasaan buang air besar, seperti adanya konstipasi
• Perubahan berkemih, termasuk berkemih yang sering
• Hilang nafsu makan, atau cepat kenyang (perut terasa penuh)
• Pembesaran perut (celana pada sempit)
• Nyeri saat senggama (dyspareunia)
• Selalu kurang tenaga
• Nyeri tulang punggung bawah (Low back pain)
• Perubahan siklus menstruasi yang tidak teratur (Darah Mens keluar sedikit sekali)

Kista ovarium sering ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaan rutin. Jika terdeteksi, maka dilanjutkan dengan pemeriksaan2: ultrasonografi, laparoskopi, pemeriksaan darah (tumor marker = penanda tumor),

Jika kistanya tidak menimbulkan gejala, biasanya cuma dimonitor 1-2 bulan, karena jika kista fungsional, akan hilang dengan sendirinya setelah 1 atau 2 siklus haid. Jika kistanya membesar, maka dilakukan tindakan pembedahan. Jenis dan luasnya pembedahan tergantung beberapa faktor: ukuran dan jenis kista, usia, gejala dan keinginan memiliki anak.

Kadang2 kista dapat diangkat tanpa mengangkat indung telur tindakannya disebut kistektomi. Jika diangkat seluruh indung telurnya (karena rusak akibat pembesaran kista) maka tindakannya disebut oophorektomi atau ovarektomi. Buat kanker, setelah pembedahan biasanya diberikan pengobatan kimia (kemoterapi). Penentuan keganasan tetap harus berdasarkan pemeriksaan Patologi (PA).

Penyebab Tumbuhnya Kista

Gangguan Hormonal Wanita menjadi penyebab utama tumbuhnya kista dan juga  dipengaruhi oleh pola makan yang kurang sehat (Makanan dengan lemak tinggi, makanan olahan yang diawetkan, Msg dll) serta kurangnya makanan berserat tinggi (Sayuran)

Cara Atasi Kista Dengan Teraphy Herbal Lady Fem

Salah satu pilihan untuk anda penderita kista adalah dengan ramuan herbal natural alami yang dikemas dalam bentuk kapsul dari PT.ABE (Boyke&Co) dengan brand produk Lady Fem. Lady Fem layak anda gunakan bila anjuran operasi tidak anda inginkan. Beda penanganan untuk luruhkan kista dengan Lady Fem hanya terletak pada kesabaran anda untuk rutin konsumsi Lady Fem dengan rentang waktu tertentu mengikuti besaran kista yang sedang anda derita. Konsep kerja Lady Fem Herbal sebenarnya sebagai penyeimbang hormonal atau menyeimbangkan hormonal wanita dimana munculnya kista salah satu penyebabnya adalah tidak seimbangnya hormon wanita. Pemakaian Lady Fem secara berkala sangat membantu untuk menyeimbangkan hormon dan sekaligus meluruhkan kista yang akan keluar mengikuti siklus menstruasi atau datang bulan, disinilah perlunya ekstra kesabaran dari yang bersangkutan karena dianjurkan untuk konsumsi Lady Fem secara terus menerus sesuai anjuran yang ada. Lady Fem terbuat 100% murni dari bahan herbal tanpa ada unsur kimia yang aman dan nyaman untuk dikonsumsi. Penderita kista akan merasakan manfaat konsumsi Lady Fem herbal minimal satu minggu pertama setelah konsumsi dengan adanya rasa ringan dan nyaman di sekitar perut bagian bawan sebagai tanda Lady Fem sudah berkerja dengan Baik.

Testimony Consument Lady Fem :

Saya mengalami kista dan mentruasi yang berlebihan selama 3 bulan dan berbagai upaya saya lakukan baik obat-obat tradisional maupun medis. Selama 2 tahun rasa tersiksa saya harus makan obat dari dokter tanpa hasil yang memuaskan. Lalu saya disaran oleh paman saya sebagai distributor ABE untuk mengkonsumsi Lady Fem dan bersamaan dengan Tissu Double Majakani. Setelah saya mengkonsumsi 1 kotak Lady Fem dan Tissu Double Majakani (TDM) ukuran kista telah mengecil dengan ukuran 2,6 cm dan bulan kedua kista saya mengalami perubahan, bulan pertama dengan mentruasi saya mulai tertatur. Saya lanjutankan kembali mengkosumsi bulan kedua dan hasilnya ternyata pada bulan ketiga saya periksa kembali pada dokter bahwa kista saya sudah tidak ada lagi. Terima kasih ABE.
(Ibu Susi Megarinti – Pontianak)

“saya mengidap kista, saya sudah ketakutan, saya mencari-cari cara untuk menyembuhkan saya, akhirnya saya ditawari ladyfem & saya konsumsi rutin sampai habis 3 box… lalu setelah 1 bln lebih ada bagian saya membengkak, saya kawatir lalu saya tanyakan ke agen ladyfem & diktakan bahwa itu pertanda baik kista “sudah hampir lepas” sy diminta meneruskan minum tapi saya “tidak percaya” karena saya takut terjadi apa-apa lalu saya memutuskan operasi, tapi yang mengejutkan dokter yang mengoperasi saya bilang kistanya sudah lepas sebetulnya tidak perlu operasi tinggal menstruasi berikutnya pasti keluar… wahh… tau gitu nggak perlu operasi… pak dokternya tanya ibu minum apa? saya jawab ladyfem dok… ehhh pak dokter malah ikutan join bisnisnya hehehe… dahsyat!!!”
(ibu Eni – Sukabumi)

“saya tahu laydem tidak bisa untuk mengobati menopouse & memang sepengetahuan saya menopuse tidak bisa dicegah karena merupakan kodrat alami wanita, tapi ladyfem bisa memperlambat terjadinya menopouse karena menurut distributor ABE kandungan herbal di ladyfem menyeimbangkan hormon kewanitaan, sehingga saya menjadi lebih percaya diri dimana usia saya yang sudah kepala 4… selain itu saya konsumsi ladyfem tubuh saya menjadi energik tidak mudah lelah… “
(ibu Helen – Tangerang)

Solusi Praktis dan aman Atasi KISTA

Tidak Semua Penderita adanya Kista untuk lakukan Operasi angkat Kista. Dengan jalan operasi tidak menjamin kista hilang 100% karena begitu dilakukan pengangkatan kista suatu saat akan muncul lagi kista baru pada kesempatan lain dengan waktu yang bisa cepat atau lambat tergantung kondisi hormonal wanita tersebut. Dari tesimoni penderita kista yang kami sisipkan ramuan herbal LADYFEM bisa menjadi pertimbangan untuk anda penderita kista bila ingin melakukan teraphy pengobatan kista tanpa operasi, LADYFEM Herbal Capsule direkomendasi langsung oleh Boyke Dian Nugraha.

Informasi Lengkap Lady Fem Herbal tombol pesan

 

Ingin Berkomentar ? Silahkan tuliskan dibawah ini
Sebarkan Artikel ini untuk relasi anda

Leave a Reply