Kualitas Sperma, Bagaimana cara meningkatkan ?

Hal yang Mempengaruhi Kualitas Sperma

Setiap Pasangan Suami Isteri yang baru melangsungkan acara pernikahan sudah menjadi hal yang wajar bila mendengar harapan dari kerabat dan teman yang mendoakan agar segera mendapat momongan atau keturunan. Bila kondisi kesuburan kedua belah pihak cukup bagus biasanya kurun waktu 1 tahun pasca pernikahan akan segera mendapat buah hati atau keturunan (Bayi) sebagai anggota baru dalam keluarga yang akan melengkapi kehidupan berumah tangga. Karena berbagai kondisi diluar Program Keluarga yang direncanakan keturunan atau anak yang diharapkan tidak jarang akan tertunda datangnya yang disebabkan oleh berbagai hal yang menghalanginya.

Biasanya bila pasangan suami isteri yang telah menikah dalam rentang waktu 2 tahun namun masih belum ada tanda-tanda kehamilan akan merasa resah dan mempertanyakan kondisi kesehatan kedua belah pihak. Dalam kondisi seperti ini biasanya pihak wanita atau isteri selalu dikondisikan pada posisi yang kurang menguntungkan karena dianggap  kurang subur dan bila anggapan seperti ini tanpa adanya dukungan dari hasil pemeriksaan secara medis tentu akan menggangu keharmonisan dalam membina rumah tangga, apalagi bila suami enggan untuk memeriksakan diri atas kesehatan reproduksi yang ada padanya dengan berbagai alasan.

Sebenarnya pasangan suami isteri tidak perlu saling menyalahkan tanpa adanya upaya dalam bentuk memeriksakan diri atas kondisi kesehatan reproduksi kedua belah pihak, banyak faktor yang menghalangi pasangan suami isteri pada usia subur sulit untuk segera mendapat keturunan.

gambar spermaBerikut kami sampaikan salah satu dari sekian hal yang perlu anda ketahui sebagai salah satu sebab kenapa pasangan suami isteri kesulitan untuk mendapat keturunan. Bila anda pasangan yang gemar konsumsi kopi salah satu atau keduanya ada baiknya untuk menyimak hasil study atau penelitian masalah kesehatan reproduksi yang dikaitkan dengan kegemaran minum kopi setiap hari.

Pengaruh KOPI pada kualitas Sperma

PERGERAKAN sperma peminum kopi jauh lebih cepat dari yang bukan peminum kopi. ”Hyperactivation” sperma ini dibutuhkan untuk membuahi sel telur ketika sperma mendekati sel telur. Tetapi jika hiperaktivitas itu terjadi terlalu dini maka justru akan membuat sperma mati lebih cepat sehingga dapat mengurangi kemampuan sperma membuahi sel telur.

Selama ini kopi dikenal kurang baik bagi kesuburan wanita. Namun hal ini agaknya tidak berlaku bagi pria. Baru-baru ini sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan Brasil mengungkapkan kopi ternyata dapat berperan positif bagi kesuburan pria. Diketahui kopi dapat membuat sperma bergerak semakin cepat. Sehingga dipercaya bahwa kafein dapat digunakan untuk mengatasi kasus ketidaksuburan atau kemandulan laki-laki.

Wanita yang mengonsumsi 300 mg kafein setiap harinya memiliki kesempatan 27% lebih rendah untuk menjadi hamil jika dibandingkan dengan mereka yang terbebas darinya. Penelitian yang dibiayai the US National Institute of Child Health and Human Development dan the US National Institute on Drug Abuse menyebutkan, meski mekanisme pastinya belum diketahui, tetapi sebuah hipotesis mengatakan kemungkinan substansi ini dapat menurunkan tingkatan hormon estrogen, sehingga memengaruhi ovulasi.

Kualitas Sperma yang baik

Sebagaimana diketahui keberhasilan membuahi sel telur sangat ditentukan oleh kualitas sperma yang dapat dilihat dari bagaimana sperma itu bergerak, jumlah sperma, serta bentuknya.

Sperma yang berbentuk bulat atau kepalanya agak gepeng pertanda sperma itu tidak normal. Sedangkan jumlah sperma yang memadai sebanyak 10 sampai 20 juta per mililiter

Uji Kualitas Sperma

Fabio Pasqualotto dan rekan-rekannya di Universitas Sao Paulo menguji kualitas sperma dari 750 orang pria. Sebagian dari mereka tidak pernah minum kopi dan sebagian lainnya orang yang banyak minum kopi. Hasilnya menunjukkan bahwa pergerakan sperma, konsentrasi sperma dan tingkat kandungan hormon bagi mereka yang minum kopi baik pada tingkat rendah, menengah dan berat adalah sama. Pergerakan sperma milik peminum kopi ternyata jauh lebih cepat dari yang bukan peminum kopi.

Para peneliti Brasil itu juga melakukan studi lanjutan untuk mengetahui pengaruh kopi terhadap kualitas sperma beberapa orang yang telah melakukan vasektomi dari Januari 1999 hingga September 2002. Mereka yang minum sedikitnya antara satu hingga tiga cangkir kopi setiap hari diklasifikasikan dalam kelompok peminum ringan, mereka yang minum kopi antara empat hingga enam cangkir sehari sebagai kelompok menengah, dan mereka yang minum di atas enam cangkir sebagai peminum kelas berat.

Tidak terdapat perbedaan signifikan yang dapat dilihat pada konsentrasi sperma atau tingkat kandungan hormon seperti testosteron atau hormon lainnya di antara mereka. Tidak juga didapati perbedaan bagaimana cara sperma mereka bergerak. Satu sama lain hasilnya serupa.

Namun demikian sperma para peminum kopi kelas berat ternyata bergerak jauh lebih cepat dibandingkan dengan sperma orang yang sama sekali tidak pernah minum kopi.

Dari hasil penelitian ini para ilmuwan Brasil semakin yakin bahwa kafein yang terkandung dalam kopi mempunyai pengaruh terhadap tingkat kecepatan pergerakan sperma. Itu artinya kafein dapat digunakan sebagai bahan dasar obat penyubur bagi para pria.

Pengaruh Ganja

Sebuah penelitian mengenai efek ganja terhadap tingkat kesuburan pria dan kualitas sperma menunjukkan hasil bahwa ganja mengandung sebuah zat yang disebut dengan tetrahydrocannabinol (THC) yang dapat menghalangi masuknya sperma ke sel telur.

Lj Burkman dan rekan-rekannya di Laboratorium Andrology, SUNY di Buffalo, New Jersey menguji kualitas semen dan sperma yang diambil dari 22 orang yang telah menghisap ganja rata-rata 5,1 tahun.

Hasilnya, ternyata jumlah semen dan sperma para pemakai ganja jauh lebih rendah dibandingkan mereka yang belum atau tidak pernah menghisap ganja. Akan tetapi anehnya, pergerakan dan aktivitas spermanya jauh lebih tinggi, melebihi normal.

”Hyperactivation” sperma sebenarnya dibutuhkan untuk membuahi sel telur ketika sperma mendekati sel telur. Tetapi jika hiperaktifitas itu terjadi terlalu dini maka justru akan membuat sperma mati lebih cepat sehingga dapat mengurangi kemampuan sperma membuahi sel telur.

Ganja juga dapat mempengaruhi kesuburan wanita karena kadar THC-nya sehingga berdampak pada sperma yang masuk.

Dari uraian hasil study ilmiah diatas untuk masalah faktor kesuburan yang dipengaruhi oleh Ganja bisa kita kesampingkan karena kita semua tahu Ganja selain sulit diperoleh juga melanggar hukum.

Memperbaiki Kualitas Sperma

Atasi Ereksi Lemah
Atasi Ereksi Lemah

Kualitas sperma erat kaitannya dengan kualitas nutrisi makanan yang kita konsumsi tiap hari, kesuburan, ketahanan dan kecepatan pergerakan sperma untuk bisa membuahi sel telur. Pada sebagian pria kualitas sperma menjadi buruk karena kebiasaan merokok, minuman ber alkohol dll. Tingginya toxid dalam tubuh turut memberikan kontribusi buruknya kualitas sperma yang dihasilkan, perlu ada upaya untuk merubah kebiasaan buruk dan perbaikan pola makan yang lebih sehat untuk bisa memperbaiki kualitas sperma menjadi lebih baik. Pola makan yang sehat dengan tambahan vitamin yang cukup bisa memberikan kontribusi atas kualitas sperma. Vitamin E dipercaya sangat membantu populasi sperma disamping makanan berprotein tinggi serta konsumsi makanan yang banyak mengandung zink, zat besi. Anda bisa konsultasikan dengan ahli gizi bagaimana takaran gizi yang tepat dan sesuai dengan kondisi fisik anda tanpa menimbulkan kondisi obesitas yang justru menurunkan kualitas sperma itu sendiri.

Digiprove sealThis content has been Digiproved © 2015 
Ingin Berkomentar ? Silahkan tuliskan dibawah ini
Sebarkan Artikel ini untuk relasi anda

Leave a Reply